Bumi masih berputar


Category Archive

The following is a list of all entries from the panklin category.

Dalam and Jiwa again!!!

Assalamualaikum wr..wb..
Alhamdulillah, blog ini sudah mulai ditinggalkan (emang dulu banyak yang ngikutin? Geer!) aku mo cerita-cerita dulu ya

Anestesi
Terakhir aku nulis ni kumpulan tulisan gak penting, pas aku lagi stase di mata. Dah 5 bulan lebih, untung aja belum dihapus ma wordpress. Setelah di mata, dan mengalami ujian yang biasa-biasa aja, if we got that doctor, we will know our marks before the examination yang mana adalah C! Trus aku stase di anestesi, yang kemudian menjadi stase minor favorit Nina. Menyenangkan banget karena kita mulai ke ruang operasi, berinteraksi ma kakak-kakak penata anestesi yang pada expert, dan banyak kru OK yang baik-baik banget, heran aku, kenapa ya di dunia ini aku selalu dipertemukan ma orang-orang baik? Orang yang selalu ramah ke aku padahal aku ga cantik-cantik amat, asik bisa sering becanda dengan banyak orang, aku suka ketawa!

Bedah
Setelah stase anestesi, kita ke Bedah. Stase terakhir, mayor terakhir yang sangat menyenangkan. Pas di bedah ini, asli aku merasa bahwa diri ini ternyata ada gunanya juga to. Kita benar-benar act langsung di front terdepan yang mana gw gak yakin kalo fasilitas ini dirasakan juga ma teman-teman FK di Jawa esp di swasta. Kita menerima pasien pertama kali, menangani, menjahit, meresep, mengurus operasi, ikut operasi sampai pasien tersebut ke ruangan atau pulang. Alhamdulillah juga dokter-dokter di bedah pada baik-baik…stase fave ku di bedah urologi, hidup bedah urologi Banjarmasin!!

Golden period
Dari awal kita masuk bedah, kita udah dibayang-bayangi rencana yudisium yang katanya jatuh seminggu setelah kita keluar bedah. Untuk teman-teman dari kelompok yang masuk koas lebih awal thats not problem, bahkan ada yang jeda 1 bulan lebih sebelum yudisium. Untuk kelompokku XVI-L, mepet banget itu, kita berharap bisa ikut yudisium dan membereskan semua (ujian bedah,ujian forensik, ngurus berkas dll) dalam waktu seminggu (GOLDEN PERIOD). Kita berharap kami semua baik-biak aja di bedah, bisa ujian dan ga ada kondite. Akhirnya, bisakah kelompokku ikut yudisium? Apa yang terjadi selanjutnya? Hehehehe…

Ternyata bisa! Percuma Waja sampai kaputing jadi motto kami, kalau ga ada usaha ke arah situ. Sebenernya yang berjasa banget ngurus ini itu adalah Danu n Nina yang always optimis, sementara gw? Lu tau sendiri kan, makan ga makan yang penting ada lauknya, hehe..alias ngikut aja. Syukurlah berada sekelompok ma orang-orang optimis. Masalahnya kata Nina, kalau kita ga ikut ni yudisium, kita bakalan buang waktu 3 bulan kedepan sampai yudisium selanjutnya hanya untuk melihat nilai-nilai kita, iya kalau langsung lulus, kalau ga, kita bakal bengong lagi nunggu yudisium 3 bulannya lagi. Nggih Nin..

Yudisium
Di hari yudisium, dari 5 orang dikelompokku yang ikut hanya 2 yang lolos jadi dokter which is Danu n Nina cuit cuit plok plok preeeettttttttt!!!!!! Lia ngulang obgin, jiwa, forensik, k santi di anak n jiwa sementara gw, sesuai perkiraan awal, dalam ma jiwa.

Dalam ma jiwa
Jadilah gw sekarang, terdampar sebagai supersenior, ngulang jiwa ma dalam. Sebenarnya di hari yudisium gw gak nangis, sampai ada dokter/ dosenku nanya ke wall ku di facebook aku lulus or ga, karena diperhatiin gitu tumpahlah air mataku, apalagi Hasma, seniorku di Bedah dan lulus bilang, ”tetap semangat ya yet” duh aku gak usah diperhatiin deh, jadi tambah sediiiihhhhh. Awalnya gw bertanya-tanya apa sih maksud
’indah pada waktunya” emang ada ya? Tiap hari sebelum tidur, gw bertanya apa yang dah terjadi hari ini? Apa udah aku temuin hikmah ngulang itu? Sampai akhirnya gw ketemu Wewe, Anang Hamidan, Abdul Latif dan teman-teman lain di RSJ yang tidak seberuntung gw tapi koq bisa-bisanya membuat gw lebih bahagia. Selain itu, ya jelaslah, dengan ngulang gw semakin mengerti ilmu jiwa, semakin cepat nulis status pasien dll.

Dan sekarang, gw berhenti bertanya-tanya lagi.

Hmmm…lebai xixixixi


MATA

800px-eye_iris
So far, ada 3 stase yang pas menghadapi ujian aku sakit (stres) yaitu radiologi, dalam, tht. Ujian yang ga siap dan maybe ga lulus yaitu dalam, jiwa, anak. Yang paling gak ngerti pelajarannya dan susah membayangkan/ melogika yaitu radiologi dan sekarang, mata. Help.

Tambahan, feeling mengatakan kena etika/ kondite di anak, tht. Teringat tulisan dari pilox di tembok tempat saya bermain waktu kecil dulu: KANSAS, kami anak nakal suatu saat akan sadar. Ampunin ya, please.


I BELIEVE IN KARMA

Minggu keempat, tau-tau ujian. Aq dapet penguji yang menurut DM-DM sebelumnya, kalau ujian ma beliau soalnya susah, banyak yang ga lulus dan kalau lulus kebanyakan dapat C. Hari jumat minggu ketiga aku udah dapet pasien di poli, dan rencana ujian cuma 1 hari (senin besok) karena dokternya mau berangkat. Doakan ya dapat B minimal, supaya bisa ambil spesialis.

I believe in karma. Pertama, biasalah DM, begitu udah kenal dokter trus dapat aplusan dokter mana yang ujiannya enakan pasti berdoa dapetnya dokter itu. Dan kebiasaan kalo lagi bercanda, kita doakan teman lain dapat dosen yang sulit. Dan perasaanku, stase ini aku yang paling sering keceplosan bilang kalau Nina ma Danu yang bakal dapat pengujiku,, yaahh ternyata aku (gak belajar dari kesalahan). Apes banget.

Yang kedua, tadi siang setelah postest, aku tanya ke Nina, masa epistaksis pada hipertensi kurang perlu diwaspadai, berarti nanti pas jaga aku tidur aja (hari ini aku giliran jaga, dan ada pasien epistaksis hipertensi datang tadi pagi). Belum sampai ruangan, dipanggil IGD, ada pasien baru epistaksis dengan hipertensi. Ga jadi tidur. Karena penasaran, search di om Google ketemu ini:

yesa

“Pecahnya arteri sfenopalatina pada penderita hipertensi, justru baik bagi si penderita. Pecahnya arteri sfenopalatina justru sebagai klep pengaman daripada terjadi stroke. Kalau stroke, yang pecah adalah arteri di dalam otak. Sebelum pecah di arteri dalam otak, arteri sfenopalatina sudah pecah dulu, sehingga tensinya turun.”

Senin besok ujian, doakan ya… Makasih buat Lia n Danu aka ubuy-ubuy yang udah nemenin periksa pasien.


ABORSI: PRO CHOICE

juno_800x600_wp03

Saya suka banget dah nonton serial Ally McBeal (dah lama banget sih) pertama, karena di serial ini bintang utamanya tidak dikisahkan serba sempurna kayak film-film lainnya, Ally begitu..sehari-hari. Trus yang kedua yang bikin aku kagum adalah gimana sesuatu yang emang keliatan banget salah, begitu di tangani ma tim Ally cs, menjadi sesuatu yang biasa aja, jadi masuk akal bahkan bisa bikin kita berpikir: :eh iya..yaa” or “bener juga yaa..”. istilahnya nih, seorang pembunuh dan jelas-jelas salah, di pengadilan bisa dibikin membunuhnya gak sengaja or bukan kesalahannya, bisa gak dihukum karena misalnya, pembunuhnya punya sindrom torret. Keren banget.

Pas debat aborsi kemaren kita berdelapan dibagi dua kelompok, 4 orang pro life dan 4 orang pro choice. sebenernya pas keluar namaku termasuk yang pro life, tapi karena pengen kayak Ally (membawakan sesuatu hingga menjadi masuk akal dan diterima) aku tuker ma Nina masuk ke pro choice. Kata Bowo, pas debat mataku berapi-api banget seolah-olah emang murni banget pengen pro choice. yah, aku kan cuma pengen beda, dan lagipula ini cuma akting.

Kita tegaskan disini, XVI-L PRO LIFE DAN MENENTANG ABORSI!


Di THT

Apa kabar semuanya, berapa timbangan hari ini? He..he.. Banjarmasin crowded banget. Aku baru sadar pas kemarin kita, cewek-cewek XVI-L ke TKP di daerah Lingkar Basirih (Cihuyy!!! Akhirnya ke TKP!), ngelewatin pelabuhan, bederet truk-truk sepanjang jalan berkilo-kilo di atas jalan rusak dan becek. I wish im superman, malam hari aku terbang nyabutin spanduk-spanduk, poster, baliho, papan reklame trus aku burn di satu tempat sepi gitu.

Mengenai banyak banget poster caleg di pinggir jalan yang gak aku tau sama sekali program kerjanya. gimana kalau kita catetin semua nama caleg yang beriklan, trus pas pemilihan nanti jangan kita pilih orang tersebut,, setuju??!!!
tht
Salah satu kelemahan stase minor adalah selalu ada komentar seperti ini di minggu keempat: “Ga terasa, tau-tau ujian”.

Ok, bye honey, next: cuci piring! sambil denger lagu ini diulang-ulang:

GIVE IT ALL UP
They say that I’m crazy
And it’s probably true
But I’m at my happiest
Just when I’m with you
There is a distance between us
So far that I can’t reach
The stage lights they shine so brightly
But still I find no peace
And I’m a long long way from you

I’d give it all up just for you
Just to have you near me
I’d give it all up just for you
You bring me up, you bring me down
You turn me inside out
And i’d give it all up just for you

I’ve been hearing some stories
Of couples so in love
But they’ve spent so much time apart
That they never seem to work
And I’m a long long way from you

Still I’d give it all up just for you
Just to have you near me
I’d give it all up just for you
You bring me up, you bring me down
You turn me inside out
And i’d give it all up just for you
(The Corrs)


Di Forensik

Bye bye obgyn. Saya sudah ujian di obgyn, dan thanks God buku hijau or buku dosaku bersih. Kesimpulan sementara obgyn adalah stase favorit saya. Kalau stase favorit kelompok (semua anggota suka dan bersemangat) is still in neurology.

Sekarang kita lagi stase di forensik or kedokteran kehakiman. Akhirnya, kita lengkap lagi berdelapan, kak Ely udah melahirkan bayi laki-laki dan kokoh, suami Jemie udah sembuh, Alhamdulillah.

Dulu sekali pas masih kuliah pre klinik, eke paling tertarik ma spesialisasi forensik, yang mana alasannya ga ilmiah sama sekali. Waktu itu gw kira spesialis forensik kayak serial-serial detektif yang gw tonton di TV: cek langsung TKP, totally kerjasama ma kepolisian untuk cari pelaku kejahatan, pemeriksaan sendiri barang bukti sampai mikroskopis gitu dll. Keren abis. Di sini belum secanggih itu. Apalagi pas liat proses autopsi, saya malah berpikir untuk jadi vegetarian. Tau deh.

Kabar lain, karena ga ada jaga kita mulai cari cara buat ngurangi timbangan, Jemie dan Lia senam sementara gw yang males olahraga menggeluti pekerjaan rumah tangga aja supaya lemak terbakar, like ngucek baju sendiri, sikat kamar mandi dll. Serba otomatis malah bikin badan males, besar dan lembek.

Segini dulu, yuk yak yyukk.


di obsgyn

Sudah 3 minggu lebih ga online. Apa kabar? Mudahan semua baik. Alhamdulilah aku lagi baik. Lagi seneng malah, selalu enjoy in everysecond, everyhour dan everytime waktu-waktu jaga saya di Obstetri dan Ginekologi. Di obsgyn kita bekerja dalam kelompok kecil yang bukan dari kelompok XVI-L aja, tapi campuran senior, medio dan junior. Kelompokku (kelompok C) ada 3 orang, aku, Jemie dan Cocol alias Kak Cholid (senior). Kita di rumah sakit 56 jam, istirahat 16 jam, masuk lagi 56 jam begitu seterusnya. Tapi gakpapa looo,, aku senang koq.

Semuanya ada 4 kelompok, ada yang berempat ada yang bertiga. Awalnya agak-agak gimana gitu koq kelompokku cuma bertiga, tapi ternyata kelompok bukan bergantung dari berapa jumlah anggotanya tapi efektivitasnya. Kalo ada pasien baru, kita langsung bagi tugas yang mau ambil status dia yang anamnesis, sama pemeriksaan obstetri or ginekologinya, yang satu ambil darah buat ke laboratorium, Hb sahli, dan cross check, pasang infus. Satunya bikin blangko-blangko, resep ma cek tanda vital. Ada satu dosen yang menghitung time respon kita dari waktu pasien datang sampai beres pas pasien di konsulkan, gak boleh lebih dari 30 menit. Pas kita stase pagi di VK, dokter ini konsulennya, awalnya kita lewat-lewat gitu tapi tiap hari kita berusaha do better sampai alhamdulilah bisa juga 30 menit kurang. Bagiku, my team work is the best.

Ohya, di obsgyn ini menurutku stase paling romantis. Bayi-bayi lucu, keluarga kecil baru, ohya, ada ibu eklampsi, muntah-muntah, teler, suaminya nungguin disebelahnya megangin dan cium tangan istrinya, padahal istrinya gendut lagi hamil dan yang jelas penampilan gak karuan (emang ada eklampsi yang cantik?), so sweet bangeet siihhh. Ada juga suami setiaaa banget nungguin trus ngelus, mijetin istrinya kesakitan ca ovarium, padahal perut kayak hamil 9 bulan plus distensi vena-vena dan anoreksianya. Kita-kita di kamar DM cewek screaming “mau dunk suami kayak gituuuu”.

Sekarang beban konsul agak berkurang karena kita kerja dibantu bidan-bidan profesional ma residen/ PPDS dari unair sebagai konsulen lini pertama. Ada satu ibu bidan senior yang kata DM2 sebelumnya rese dan galak tapi tetep aja gw sayang sama beliau, biar aku digalakin dan dicerewetin aku gak bisa sebel, karena apa, karena gw respek  yang namanya bidan, biar serem kayak gimana aku yakin hati mereka itu baik, kayak mamahku. Sistem pendidikan bidan jaman dulu emang keras. Aku sih asik-asik aja.


IKM DAN PBL MUDAHAN LULUS, AMIN

1) Santi, Bowo, Lia. 2) Yee, Nazwa (anak staf). 3) Puskesmas Karang Mekar.

Alhamdulilah selesai udah stase IKM dan PBL nya. Aku ujian sama bapak pembantu dekan super baiikkk. Makasih ya Dok, maaf ya kalau jawaban saya jelek. Peace yaaa. Bagus stase di IKM, sangat bermanfaat karena kita langsung act jadi dokter beneran di puskesmas. Seru dan menyenangkan bagi yang mau belajar. Relationship kita kali ini oke. Ada ibu bidan favoritku di Puskesmas Karang Mekar, kagum aku sama beliau, pengen ah jadi kayak beliau, pasrah, bersyukur, terbuka, always smile, happy, easy going dan ga emosi menjalani hidup walau ada masalah seberat apapun. Melihat sesuatu dari sisi positifnya aja. Bu haji Atus, Im gonna miss you.

Pas di IKM kemarin, kita merayakan setahun koas, gak terasa udah setahun, cepet ternyata kalo liat ke belakang. Tapi kalo liat untuk setahun ke depan kayaknya masih lama. Gw pengen cepet-cepet lulus, pengen cepet-cepet meneruskan kehidupan gw dengan sesuatu yang baru. Gw pengen kerja dan masih menyimpan keinginan untuk kerja di tempat yang paling terpencil, paling udik yang kesana kemari pake klotok, yang monyetnya masih banyak, di tempat dimana gosip artis kagak laku. Di tempat dimana gw bertemu realita dan hal-hal yang mendorong gw untuk pengen tahu dan belajar lagi. Pada intinya, kayak film-film di TVRI dulu itu loo.

Segini aja dulu ya, makasih. Mudahan lulus, Aminin ya, amin amin amin

NB: Ohya jempol di udara buat Epping, koas FK unhas yang kreatif banget, bisa-bisanya dan sempat-sempatnya nyiptain lagu-lagu tentang koas. Aku lagi seneng dengerin yang judulnya “teman referatku”, download aja.


KESEHATAN MASYARAKAT

Koas season 2 (cinta fitri kalee) start di IKM. Kelompok kecilku: aku, kak Santi, Lia ma Bowo dapet di Puskesmas karang mekar Banjarmasin. Hari ini aku seneng, lucu banget pas imunisasi campak ke sekolahan, aku ikut nyuntikin anak-anak SD kelas 1 huaaa..banyak yang nangis, tapi ada juga yang berani. Seru deh pokoknya. Pas pertama masuk kelas semua keliatan lucu nggemesin sumpah, badannya kecil-kecil imut, mejanya kecil-kecil, pegang pensil, pake baju merah putih, ada yang pake kerudung, kecil-kecil dah pake kerudung ya oloh lucu banget. Trus ada anak cewek kuncir 2 gitu, mukanya manja banget, nangis abis disuntik trus temannya yang pake kerudung ngapusin air matanya, meluk, trus menenangkan gitu, sok tua banget deh. Sumpah lucu banget. Jadi pengen deh….jadi guru.

Ohya, di IKM Jemie cuti karena suami sakit. Cepat sembuh ya, teman-teman bantu doa ya.


MAIN-MAIN DULU AH (FULL OF PHOTOS)

THANKS YA SPEEDY KAOSNYA (mUACh..muACh)

Padahal kemarin gak sempet datang lomba, soalnya pas banget ma jaga di rs, tapi tetep dikirimin, makasih ya,, kapan-kapan eke usahain datang. thanks yaaaa..♥♥♥

KULIAH

Ohya, ni foto-foto pas dinas martapura kemarin, langka lo ini, rs nya kan dah resmi pindah tanggal 25 kemarin, so kita adalah pasukan terakhir…

Kangen ma semua orang di RSUD RAZA baik-baik banget.

UJIAN WOI UJIAN (Teman-teman mohon doanya yaaa)

Alhamdulillah, ternyata saya bisa ujian di anak *sujud syukur*. aku ujiannya di Banjarbaru, tapi masih belum tahu ma dokter sapa, doakan yetty yaa…cepet beres, cepet slesei, cepet liburan AMIN.

Kangen bisa belajar rajin banget kayak SMA dulu, sekarang belajar koq malessss bangetttt.. Doain yaaaaa!!